Minggu, 08 Oktober 2017

Lactacyd Baby Ampuh Atasi Iritasi Kulit Pada Anak



Menjadi ibu dari dua orang putri yang masih dalam usia balita bukan urusan yang mudah. Jarak usia yang berdekatan menjadi seni tersendiri terutama ketika anak-anak dalam kondisi yang kurang menguntungkan, misalnya saja sedang sakit. Nah, anak-anak dengan usia balita memang masih rawan terserang sakit karena sistem imun tubuhnya yang belum sempurna layaknya orang dewasa. Apalagi sekarang cuacanya tak menentu, hari ini hujan besok panas atau pagi hari hujan deras eh siangnya malah cerah sumringah. Alhasil, kondisi cuaca yang seperti ini berpengaruh pada kesehatan kulit salah satu anak saya.

Dhifah, anak pertama saya yang sudah 3 tahun terbilang cukup ‘bandel’ kondisinya, kecuali sudah drop banget biasanya Dhifah bakal batuk pilek. Pertanda badannya minta istirahat dan saya sebagai ibunya harus ekstra perhatian, soalnya kalau sudah pilek sembuhnya lama. Jadi kasihan karena bikin Dhifah tidak nyaman saat bermain dengan sepupu dan teman-temannya.

Tak jauh berbeda dengan kakaknya yang biasanya batuk pilek, Haura yang kini usianya 13 bulan mudah sekali terserang batuk pilek, selain itu kulit Haura mudah sekali iritasi. Hal ini saya tandai ketika Haura baru lahir. Pasalnya, tiga hari pasca dilahirkan muncul bintil-bintil yang berisi air. Bintilnya ini dari ukuran kecil kemudian  membesar dan biasanya pecah sendiri atau gak sengaja pecah karena terkena gesekan antara kulit dan pakaiannya. Saya sih melihatnya kaya semacam cacar air gitu, jadi kalau pecah di satu tempat nanti tumbuh baru lagi karena air dari bintilnya tadi. Hal ini berlangsung selama 2 minggu loh. Periksa ke bidan katanya gak apa-apa, karena virus. Tapi, tetap saja kasihan kalau ingat kondisinya waktu masih bayi. Sayangnya, foto masa bayinya ikut musnah karena HP nya sudah rusak. Hiks.



Tidak sampai disitu, ternyata Haura ini sepertinya punya bakat alergi kulit. Sebelum genap usia setahun, saat sedang mengawasinya bermain, saya sempat melihat dia garuk-garuk kepala sampai heboh sekali. Lalu saya cek ternyata Haura kegerahan dan saya perhatikan di kening dan kepalanya ada biang keringat yang membuat dia tidak nyaman.

Haura. Kalau diperhatikan, kening dan kepalanya lagi pada gatal karena biang keringat.

Apakah masalah ruam kulit Haura berhenti sampai disitu?

Jawabannya BELUM. Yaa, malahan Haura saat ini sedang mengalami iritasi di bagian lekukan lehernya. Kulitnya kemerahan dan timbul bruntus. Padahal saya biasa menerapkan PHBS alias pola hidup bersih dan sehat, salah satunya ya mandi 2 kali sehari terutama buat anak-anak saya. Namun, rupanya perubahan cuaca yang ekstrem membuat virus dan bakteri cepat berkembang, makanya buat Haura yang lagi aktif-aktifnya bergerak explore sana-sini jadi mudah keringatan, kalau sudah begitu biang keringat pun datang.

Iritasi kulit pada lekukan leher sebelum memakai Lactacyd Baby.



Akhirnya, saya coba mencari solusi untuk mengatasi hal tersebut. Beberapa hari lalu, sepulang mengajar saya mampir ke apotek yang lokasinya di jalan menuju pulang ke rumah, pilihan saya pun jatuh kepada LACTACYD BABY.




Lactacyd Baby merupakan brand internasional yang sudah terpercaya menjaga kulit bayi dari iritasi ringan. Kandungan alami Lactoserum dan Lactid Acid yang berasal dari ekstrak susu dan diformulasikan dengan pH yang sesuai dengan kebutuhan kulit bayi dan anak-anak ini pun mampu membersihkan dan merawat kulit serta menjaganya agar tetap bersih dan sehat. Perlu diperhatikan bagi ibu dalam memilih sabun mandi untuk bayi dan anak-anak, sebaiknya memilih yang pH-nya antara 3-5,5 (mendekati pH netral). Nah, kandungan pH Lactacyd Baby adalah 3-4, jadi aman digunakan buat anak-anak kita yang masih balita.

Mengapa saya memilih Lactacyd Baby? Selain penjelasan sebelumnya, karena Lactacyd Baby telah teruji secara dermatologi dan dapat digunakan setiap hari sebagai sabun mandi pada umumnya. Bahkan bisa digunakan sebagai shampoo di bagian kepala. Jadi, kita sebagai ibu tidak perlu khawatir akan kandungan dari Lactacyd Baby walaupun digunakan setiap hari, karena komposisinya aman dan bebas dari zat-zat berbahaya, misalnya SLS, SLES, fenol dan kresol. Selain itu, hasil yang nyata pun saya dapatkan pada kulit leher Haura yang mulai membaik, tidak terlalu merah lagi  dan bruntus kecil-kecilnya mulai berkurang.

Setelah memakai Lactacyd Baby, iritasinya mulai berkurang.


Kemasan
Kemasan Lactacyd Baby ini berwarna putih dengan tulisan di bagian depan didominasi dengana warna biru dan terdapat gambar beruang yang berdiri memegang payung, kadar pH, dan kandungan ekstra.

Cara Pemakaian
1. Kocok sebelum digunakan
2. Untuk mandi setiap hari. a)  Bayi: Encerkan 2-3 sendok the (sekitar 5 ml) ke dalam wadah mandi, Gosok dengan lembut lalu bilas dengan air bersih; b) Anak: Gunakan seperti memakai sabun cair lalu bilas dengan air bersih.
3. Bisa digunakan sebagai shampoo.


Cairannya seperti susu, wanginya lembut, dan banyak busanya ketika digunakan.


Harga
Lactacyd Baby yang saya beli berukuran 60 ml. Selain ukuran tersebut Lactacyd Baby tersedia juga dalam ukuran 150 ml dan 230 ml. Harga untuk ukuran 60 ml menurut saya cukup terjangkau, saya membelinya hanya dengan Rp 26.000,- dan menurut saya itu worth it untuk produk dengan kualitas sebaik Lactacyd Baby.

Selain membantu mengatasi iritasi karena biang keringat, Lactacyd Baby ini bisa juga mengatasi iritasi karena ruam popok. Naaah sekarang, Haura sudah tidak biang keringat, hanya tinggal tunggu iritasi di lekukan lehernya sembuh dengan rutin memakai sabun cair Lactacyd Baby saat mandi pagi dan sore. Main pun semakin bebas dan tidak rewel karena keringat yang bikin gatal kepala dan bagian lekukan tubuh lainnya. Kini, sebagai ibu, saya menjadikan #LactacydBaby sebagai #BabySkinExpert untuk anak-anak saya.




16 komentar:

  1. masya Allah kasiannya si dede bayi... semoga ga pernah kena ruam lagi ya dek

    BalasHapus
  2. Yaampun yaampun itu, aku ikut perih liat iritasi kemerahan di leher si baby. Untung ada lactacyd ya, jd cpt smbuuh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba, aku juga kasihan lihatnya, kalau gerahh suka digarukin jadi gak nyaman gitu dianya. Untung ada lactacyd baby ni, dipake terus pas mandi

      Hapus
  3. Aku juga mau beralih ke lactacyd nih mba, buat perawatan terbaik rayyan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba sarah, rekomen banget nih lactacyd baby

      Hapus
  4. Bagian lipatan2 tubuh balita emang brpotensi mengalami iritasi dan ruam ya mbak. Untung Haura mandinya pakai lactacyd ya jd bisa berkurang ruamnya

    BalasHapus
  5. Ya ampun baru ngeh kulitnya sampai seperti itu ya mba. Untung ada lactacyd baby ya mbaa

    BalasHapus
  6. Suka bingung sendiri kalau anak sudah kena ruam kulit karena kulitnya jadi gatal dan lecet. Kasihan lihatnya. Perawatan kulit bayi dan anak penting bgt.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener banget Mak, kulit emang bagian yg perlu perhatian khusus nih apalagi masih kecil

      Hapus
  7. Anakku dulu juga suka merah-merah gitu lehernya. Bayi memang harus hati2 ya merawat kulitnya agar jangan sampai iritasi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba, anak kecil kulitnya sensitif ya, jadi mesti aware sama kesehatan kulitnya

      Hapus
  8. Merah bangettt hikks hikss untung yah formula dan bahan lactacyd aman. Deg2an pasti yah. Lactacyd ampuh yahhh si dede gak rewel

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, anakmya gak rewel nih mamih babam. Pakai lactacyd emang ampuh

      Hapus