Sabtu, 17 Maret 2018

Atasi Anyang-anyangan dengan Prive Uri-cran


A: “Mi, itu daun kumis kucing kan?”
U: “Iya, tadi ummi metik di depan rumah Mpok Limah.”
A: “Buat apa dah, Mi?”
U: “Ummi udah 2 hari kalo kencing dikit-dikit, kaya anyang-anyangan, Mel. Apalagi kemaren, kaga enak banget lagi ngaji jadi gak bisa diem. Nanti Ummi mau minum air rebusannya.”




Sepenggal percakapan saya beberapa waktu lalu dengan Ummi, ibu mertua saya. Dari ucapan beliau, nampaknya anyang-anyangan itu gak enak. Jujur aja saya belum pernah tau gimana rasanya. Kalau denger cerita dari orang yang pernah mengalami anyang-anyangan itu rasanya kaya mau pipis terus dan pas pipis urin yang keluar malah sedikit-sedikit.

Sekilas sepele, tapi kayanya kalo diceritain sama Ummi yang namanya anyang-anyangan gak enak deh. Jangan sampe deh saya mengalaminya.

Ternyata bukan cuma Ummi yang mengalami gak enaknya anyang-anyangan. Miss Nia, teman mengajar saya di sekolah juga pernah mengalaminya. Malah sempat ISK alias Infeksi Saluran Kemih, jadi yang dirasakannya adalah sakit  saat buang air kecil. Saya jadi ikutan ngilu pas Miss Nia cerita saat jam pelajaran kosong waktu itu di kantor.

Saya jadi penasaran dan jadi ingin mencari tahu apa sebenarnya penyebab si anyang-anyangan ini bisa terjadi pada seseorang, trus bisa mengalami Infeksi Saluran Kemih juga. Kasihan kalau melihat Ummi jadi gak leluasa mau bepergian.

Dilansir dari mediskus.com, anyang-anyangan disebut dengan Polakisuria, yaitu suatu kondisi dimana kandung kemih tidak dapat menampung urin lebih dari 500 ml karena lapisan mukosanya meradang sehingga penderitanya menjadi sering kencing. Air seni yang keluar sedikit-sedikit dan disertai dengan rasa sakit atau terasa panas (disuria). Hal ini paling sering disebabkan  oleh infeksi bakteri atau dikenal dengan sebutan Infeksi Saluran Kemih (ISK), di samping itu juga bisa disebabkan oleh kondisi lainnya.

Penyebab Anyang-anyangan


Nyeri saat buang air kecil ternyata adalah gejala awal dari anyang-anyangan, gak jarang orang yang mengalami anyang-anyangan akan merasakan Infeksi Saluran Kemih. Diketahui dari situs mediskus.com, ternyata ada  21 faktor risiko dan penyebab anyang-anyangan, yaitu: jenis kelamin, kebiasaan cebok yang salah, infeksi bakteri Chlamydia, kelainan pada saluran kemih, menopause, kurangnya hormone estrogen, pengantin baru, mengidap penyakit tertentu, diabetes, pembesaran prostat, batu ginjal, hamil tua, efek samping alat KB, efek pemakaian kateter, jenis minuman tertentu, kurang minum air, menahan hasrat buang air kecil, alergi, kurangnya kebersihan saat berhubungan seksual, kurangnya menjaga kebersihan, dan penggunaan produk pembersih.

Siapa saja yang berpotensi terkena anyang-ayangan?


Selain faktor-faktor tersebut, ibu hamil dan anak-anak juga berpotensi kena Infeksi Saluran Kemih, loh. Buat yang sudah pernah merasakan menjadi ibu hamil, hasrat ingin buang air kecil pasti semakin sering bahkan ketika usia kehamilan memasuki trimester ketiga, sehingga menjaga area kewanitaan dalamm kondisi bersih itu penting, bahkan kalau cebok asal-asalan alias gak bersih maka potensi kena ISK semakin tinggi.

Lalu, anak-anak, biasanya penggunaan popok sekali pakai atau diapers berpengaruh banget sama kesehatan area vital. Penggunaan pospak yang kelamaan bisa bikin Infeksi Saluran Kemih. Makanya ibu-ibu yang biasa memakaikan anak-anaknya popok sekali pakai harus rajin ganti minimal 2 atau 3 jam sekali atau harus sering-sering dilihat pospaknya penuh atau enggak, kalau udah penuh sebelum 2 jam yaa harus cepet-cepet diganti supaya anak-anak gak kena ISK.

Nah, gak cuma ibu hamil dan anak-anak, berdasarkan kedua puluh satu faktor yang menjadi penyebab anyang-anyangan, jenis kelamin juga sangat berpengaruh. Dibanding pria, wanita lebih berisiko terkena anyang-anyangan. Hal ini dikarenakan saluran kencing wanita lebih pendek ketimbang pria, sehingga risiko terinfeksi bakteri E. coli (dari anus) jauh lebih besar.

Selain itu, Ummi saya memang punya kebiasaan menahan hasrat buang air kecil dan jarang minum. Sekarang baru kerasa  akibatnya dan Ummi pun kini sadar kebiasaan ia itu gak bagus. Bahkan bukan cuma Ummi yang punya kebiasaan itu, beberapa orang yang saya kenal juga selalu males sama minum dan kalau buang air kecil itu bisa dihitung jari dalam sehari. Padahal, efeknya gak bagus buat tubuh kita. Malah bisa jadi bibit penyebab sakit saat buang air kecil yang ujung-ujungnya jadi Infeksi Saluran Kemih dan berlanjut jadi penyebab anyang-anyangan.

Mengatasi Anyang-anyangan dengan Prive Uri-cran



Prive Uri-cran setelah di seduh berwarna merah muda, cepat penyajian.

Sebagai orang yang hidup dengan banyak petuah orangtua zaman old, Ummi mengatasinya dengan mencoba merebus daun kumis kucing yang dipercaya berkhasiat mengatasi anyang-anyangan. Namun, sebelum Ummi repot-repot merebus si daun kumis kucing, saya akhirnya memberikan Ummi Prive Uri-cran yang berkhasiat mengobati anyang-anyangan yang sedang Ummi rasakan.

Ummi gak perlu repot-repot rebus dedaunan lagi, karena Prive Uri-cran ini kemasannya praktis, mudah di bawa, dan mudah penyajiannya karena tinggal di seduh aja dicampur air, disajikan dingin bahkan lebih enak. Rasanya itu ada manis dan asemnya, jadi sensasinya seger.

Selain kemasan dan cara penyajian yang praktis, Prive Uri-cran ini memiliki khasiat mengatasi anyang-anyangan, mengatasi rasa sakit pada saat buang air kecil yang dikarenakan Infeksi Saluran Kemih, juga mengatasi susah buang air kecil dan bisa dikonsumsi dengan tujuan menjaga kesehatan.


Kandungan Ekstrak Buah Carnberry


Komposisi Prive Uri-cran yang mengandung ekstrak buah cranberry ini diketahui efektif mencegah Infeksi Saluran Kemih karena memiliki kandungan Proanthocyanidin yang dapat menghambat bakteri E. coli di saluran kemih. Selain ekstra Buah Carnberry 375 mg, Prive Uri-cran mengandung 60 mg Vitamin C, 0.1 mg Lactobacillus achidopillus, 0.1 mg Bifidobacterium bifidum, 0.1 mg fructo oligo saccharides, dan 0.1 mg calcium lactate glukonate.

Buah cranberry (Vaccinium oxycoccos) adalah tanaman jenis berry yang termasuk tanaman semak atau tanaman yang biasanya tumbuh liar. Tanaman carnberry memiliki banyak kesamaan dengan blueberry, hanya saja cranberry berwarna merah tua dan banyak ditemukan di bagian utara Amerika dan Kanada.

Yups, selain mengandung vitamin C, buah carnberry kaya serat makanan, mineral dan flavonoid antosianidin, sianidin, peonidin, quercetin dan memiliki senyawa fitokimia, yaitu salah satu sumber anti oksidan polifenol sehingga buah carnberry sanagat bermanfaat bagi kesehatan jantung dan dan dapat mencegah penyakit berbahaya, seperti kanker dan penyakit jantung. 

Sejak zaman dahulu, buah carnberry digunakan untuk berbagai macam pengobatan dikarenakan kandungannya yang amat sangat beragam dan bermanfaat bagi berbagai macam penyakit dan kondisi tubuh. Beberapa tahun terakhir ini, buah carnberry populer digunakan sebagai sumber vitamin untuk meningkatkan kekebalan tubuh, mencegah sariawan, dan sebagai antioksidan. Dan kini ekstraknya mulai digunakan sebagai bahan dasar produk perawatan kecantikan dan kesehatan saluran kemih. 

Pada bulan April 2004, lembaga pengawas obat dan makanan Prancis, AFSSA, mengizinkan penggunaan jus buah carnberry sebagai antibakteri untuk kesehatan saluran kencing. Hal ini dibuktikan oleh 4 uji klinis acak sempurna yang menyatakan bahwa jus buah carnberry mampu menghambat infeksi bakteri pada saluran kencing.

*Sumber: Website Uricran


Kemasan yang gak terlalu besar, simpel, dan pada kemasan terdapat keterangan komposisi utama.

Ummi pun gak ragu setelah saya beri tahu kalau Prive Uri-cran ini bisa mengatasi masalah Ummi karena anyang-anyangan, beliau pun langsung semangat minum Uri-cran. Selain bisa digunakan untuk mengatasi masalah anyang-anyangan, Prive Uri-cran bisa juga digunakan sebagai suplemen makanan, artinya kalau mau dikonsumsi setiap hari pun aman karena memang kandungannya merupakan materi probiotik yang aman untuk saluran cerna kita. Aturan minumnya tetap harus diperhatikan ya, diminum 1-2 sachet /hari. Dan perhatikan pula tanggal kadaluarsanya yang terdapat di bagian belakang kemasan.


Keterangan expired date di bagian belakang kemasan

Alhamdulillah, Ummi mulai merasakan manfaatnya setelah minum Prive Uri-cran selama beberapa hari yang kemudian kami beli di apotik beberapa buah untuk stok. Sekarang, beliau gak mengeluh sakit buang air kecil lagi dan buang air kecilnya pun normal kembali. Kegiatan Ummi pun gak terganggu lagi dan bisa pergi ngaji dengan tenang.


Ekspresi Ummi setiap habis minum Prive Uricran

Demikian pengalaman saya dalam membantu Ummi mengatasi anyang-anyangan dengan Prive Uri-cran. Apakah teman-teman pembaca memiliki pengalaman serupa atau cara mencegah anyang-anyangan? Share yuk.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar