Senin, 10 Juli 2017

[HIKMAH] - Obat itu Bernama Sedekah



"Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui." [QS. Al-Baqarah (2): 261]


Sedekah menurut KBBI artinya pemberian sesuatu kepada fakir miskin atau yang berhak menerimanya, di luar kewajiban zakat dan zakat fitrah sesuai dengan kemampuan pemberi. Sedekah bisa disamakan juga dengan infak, hanya saja jika infak hubungannya dengan materi, tapi sedekah cakupannya lebih luas  dengan hal-hal yang sifatnya non materi.

Islam menganjurkan pemeluknya untuk besedekah karena manfaatnya dan balasannya berkali-kali lipat dan merupakan amalan yang pahalanya terus mengalir sekalipun seseorang itu telah meninggal dunia.
Hal itu sudah di janjikan oleh Allah SWT di dalam Al-Qur'an. Bahkan ada seorang ustadz yaitu Ust. YM alias Ust. Yusuf Mansyur yang sudah tidak asing bagi kita, ia terkenal dengan julukan Ustadz Sedekah karena beliau kerap kali mengajak pendengarnya untuk senantiasa bersedekah. Ia kerap menyampaikan hikmah-hikmah yang bisa kita petik dari pengalaman-pengalaman orang lain yang ia hadapi sendiri dan ia ceritakan kepada jama'ah.

Yups, saya punya kumpulan ceramah beliau tentang manfaat sedekah, solat tahajud, dll. Dan sungguh luar biasa pertolongan Allah itu dari ibadah yang dilakukan secara kontinyu (terus-menerus). Misalnya, tentang sepasang suami istri yang ingin memiliki tempat tinggal layak dan Allah kabulkan atas ibadah tahajud mereka yang konsisten. Masya Allah!



Tentang sedekah, selain pastinya dibalas dengan kebaikan yang melimpah, banyak sekali manfaat lain dari sedekah, diantaranya:

1. Menolak bala' (musibah), termasuk menyembuhkan dari penyakit.
2. Memperpanjang usia.
3. Menambah rezeki.

Dan masih banyak lagi manfaat lainnya yang bisa kita dapatkan karena balasan sedekah yang kita berikan kepada orang lain dengan syarat ikhlas dan iman (percaya) bahwa Allah SWT pasti membalasnya, entah di dunia ataupun di akhirat kelak. Bahkan, perbuatan baik kita juga bisa dikatakan sedekah, loh. Misal saja menolong teman yang sedang kesulitan. Dan balasan atas kebaikan adalah kebaikan pula. Percayalah!

Allah SWT Sembuhkan dari Penyakit Karena Sedekah

Bulan puasa lalu, seperti biasanya saya dan suami pergi membawa Dhifah berobat rutin di daerah Bojongsari walaupun kondisi cuaca cukup terik saat itu, badan lemas karena sudah siang. Entah ini sudah yang keberapa kalinya, yang pasti segala ikhtiar kami tempuh agar Dhifah bisa berjalan layaknya anak-anak yang lain. Dhifah anak pertama saya ini usianya genap 3 tahun pada bulan September nanti. Namun, di usianya kini ia belum mampu berjalan karena pengapuran otak yang menyebabkan kemampuan motoriknya terganggu.


Berobat kali itu kami bertemu dengan pasien lain. Seorang ibu yang tidak lagi muda bersama suaminya yang datang dari Jakarta. Paras wajahnya seperti keturunan arab, saya taksir ibu ini ketika masih muda cantiknya macam wanita-wanita Arab sana. Di tambah postur badan si ibu tinggi dan sterek.

Saat beliau datang, sesi pijat Dhifah sudah hampir selesai. Pengobatan yang kami tempuh ini semacam pijat refleksi rutin seminggu dua kali. Saat itu, si ibu dan suaminya tampak akrab dengan Omah (panggilan kami kepada orang yang memijat Dhifah). Ternyata, beliau sudah hampir 20 tahun bolak-balik Jakarta-Sawangan.

Saya perhatikan si ibu mengalami masalah dengan kakinya. Saat berjalan pun agak tertatih dan dibantu oleh suaminya. Sambil dipijat dan saya merapikan Dhifah, si ibu tidak segan bercerita bagaimana ia bisa sampai di Bojongsari hingga selama itu.

Awal mula sakitnya adalah hanya karena paku. Iya, paku berkarat yang mengenai kakinya hampir saja membuat ia kehilangan anggota gerak paling penting itu. Paku yang menancap lalu membuat kakinya bengkak dan beliau menggambarkannya dengan begitu seram. Bengkak dari ujung kaki sampai lutut membuat ia tidak bisa berjalan. Operasi juga dilakukan agar ia sembuh, fisioterapi, dan segala macam pengobatan di rumah sakit ia jalani. Sampai kemudian ia teringat dengan sedekah, maka ikhtiar pun dilakukan dengan sedekah. Harta yang ia miliki pun ia gunakan untuk bersedekah dan di tahun 2000-an ia menunaikan ibadah haji. Sedekah, doa, dan pengobatan ia lakukan termasuk yang kini ia tempuh pengobatan refleksi dan itu membantu memulihkan fungsi kakinya hingga bisa berjalan kembali. 

Ada kalimat yang saya ingat betul dari si ibu, "Entah gimana kondisi saya kalau bukan karena sedekah, mungkin kaki saya gak bisa sembuh kaya sekarang", sambil raut muka yang menggambarkan betapa mengenaskan kondisi kakinya saat itu.

Dari cerita yang beliau sampaikan berdasarkan pengalamannya yang ia alami sendiri itu menunjukkan bahwa Allah SWT benar atas janji-Nya. Membalas dengan kesembuhan atas sedekah yang si ibu lakukan dengan ikhlas. Saya ikut senang dan bersyukur atas kondisi yang kini sudah banyak perubahan pada ibu tersebut. Dan berterima kasih karena Allah SWT pertemukan kami, sehingga saya diberi kesempatan mendengar pengalaman dan mengambil hikmah dari orang lain.

Semoga kisah ini bermanfaat dan membuka mata kita untuk tidak ragu mensedekahkan sebagian harta yang kita miliki, karena Allah SWT pasti membalasnya dengan pahala yang berlipat ganda dan kebaikan hidup kita di dunia juga di akhirat. Namun, sebagai manusia tentu tugas kita adalah ikhtiar atau berusaha dengan segala cara yang bisa kita tempuh, ikhtiar yang baik, berdo'a, dan tawakkal kepada Allah SWT.


Anin Dhifah, habis di pijat :)


Semoga bermanfaat :)

12 komentar:

  1. Alhamdulillah ya mba. Banyak yang juga sudah membuktikan sedekah sangat bermanfaat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mba :). Bikin kita jadi tambah yakin ya..

      Hapus
  2. Cepet sembuh ya Kakak Dhifah :)

    BalasHapus
  3. Masya Allah, cantiknya kakak Dhifa semoga lekas membaik perkembangannya ya mbak.
    Bener banget, kekuatan sedekah itu Subhanallah deh mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin, trmk doanya mba :). Trmks juga sudah mampir.

      Hapus
  4. Beneer banget Mba, menurutku nulis blog yang bermanfaat juga sedekah ilmu, insya Allah nambah rezeki juga aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju sekali sm mba sandra, tulisan kita jg bagai sedekah, manakala bermanfaaf utk org lain yg membaca ya. Trmks sdh mampir mba :)

      Hapus
  5. Masya Allah begitu banyak yang didapatkan dengan bersedekah ya mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mbak, yg penting yakin ya. Tmks Mb sudah main main ke sini :)

      Hapus