Jumat, 01 September 2017

Blogger Muslimah Meet Up - Dari Seluk Beluk Penerbitan Buku, Menulis Fiksi, Sampai Belajar Make Up

Dok. Panitia

Menjalin silaturahmi zaman sekarang ini bisa kita lakukan dimana-mana, udah banyak segambreng komunitas di luaran sana yang bisa kita ikuti menurut minat, visi dan misi, serta latar belakang yang sesuai dan cocok sama diri kita. Komunitas blogger muslimah, salah satunya.


Weekend kemarin, tepatnya hari Minggu tanggal 27 Agustus 2017, saya berkesempatan ikut acara Blogger Muslimah Meet Up yang lokasinya asyik dan nyaman banget, Gedung Nutrifood Inspiring Center, Apartemen Menteng Square, Matraman Jakarta Pusat. Apalagi agenda acaranya itu loooh, bikin jreng  tentang "penerbitan buku", "Menulis Fiksi", dan "beauty class".
Sebenernya tahu komunitas BM ini udah lama, tapi saya baru bergabung sekarang ini dan akhirnya bisa ikutan meet up-nya kemarin. Yeeeaaay.

Pagi-pagi berangkat dari Stasiun Citayem tujuan Manggarai, ngarep bisa barengan sama Mba Ica yang juga dari Citayem, eeeh gak keburu jadi berangkat sendirian sampe manggarai nyambung naik Go-Jek ke lokasi. Alhamdulillah selamat sampai lokasi tanpa kurang satu apapun. *Apasih

Sampai lokasi ternyata udah rame, salaman satu-satu supaya lebih afdhol. Dan senengnya lagi akhirnya saya bisa ketemu secara langsung sama Uni Novia Syahidah. Beliau adalah Founder Blogger Muslimah. Saya mengenalnya cuma lewat cerpen dan novelnya pas jaman SMA dulu. Karya-karyanya terpajang di perpustakaan sekolah dan saat itu bukan cuma saya yang seneng baca novel dan cerpen karya Uni Novia dan juga penulis lain, teman-teman saya dan kakak kelas pun demikian. Kayaknya jadi pelarian kami karena lelah baca buku pelajaran. LOL

Yeay, bisa foto bareng penulis ternama :)

Acara mula-mula dibuka oleh Mba Liswanti Pertiwi a.k.a penaliswanti(dot)com. Mba Lis, mempersilahkan setiap peserta untuk memperkenalkan diri. Saya menyimak, ternyata kebanyakan blogger yang datang berasal dari area Jabodetabek. Mba Amallia Sarah salah satunya, dia datang dari Tangerang membawa serta anak dan suaminya. Tapi suaminya tidak ikut masuk, hanya menunggu sambil menjaga anaknya. Selain Mba Sarah, panggilan akrab saya, karena kalau dipanggil "Amel" juga jadi kagok, ada Mba Aini a.ka. shinefikri(dot)com yang juga membawa anaknya yang baru 3 bulan. Ternyata eh ternyata kami tetanggaan di Kampung Perigi hanya beda RW. Dunia sempit ya, jauh-jauh ke Matraman eh baru sadar event bareng sama tetangga. LOL

Foto sama shinefikridotcom


Setiap peserta telah memperkenalkan diri, gelak tawa cukup mewarnai perkenalan kami, karena ada yang unik juga cara memperkenalkan dirinya. Misal saja, Bunda Siti, beliau seorang dosen yang rela hadir dan rela hari itu tidak jumpa dengan mahasiswanya. Kerennya lagi, Bunda Siti ini nampaknya seusia dengan enyak saya, tapi semangatnya tinggi sekali mau belajar bersama kami blogger-blogger muda. Ihiy muda. Acung 4 jempol, Bun!

Uni Novia kemudian memperkenalkan profil Blogger Muslimah kepada kami secara singkat dan jelas. BM tahun ini akan berusia 3 tahun 1 Desember nanti dan jadi gak sabar nih, kira-kira bakal ada event seru apa lagi ya, karena agenda meet up kemarin itu seru banget. Pembahasan mulai dari gimana caranya supaya tulisan kita bisa tembus ke penerbit, bikin cerit fiksi, sampe belajar make up.


Uni Novia Syahidah


Tulisan tembus ke penerbit?


Itu kalimat yang pasti bikin gatel kuping para blogger.


*langsung periksa kuping*. 


Kok gatel? Maksudnya tuh setiap penulis pastinya punya impian supaya tulisannya bisa dimuat dalam bentuk buku. Ya kan? Tidak sedikit loh para blogger yang tulisannya berhasil di-buku-kan. Masya Allah, pasti seneng dong.

Kamu mau? Saya juga mau! Tapi saya masih harus banyak belajar dan berlatih menulis, karena konsisten ngeblog baru tahun ini.

Mba Rahmadiyanti Rusdi dari Penerbit Noura berbagi tips supaya tulisan yang kita buat bisa tembus ke penerbit.

Mba Rahmadiyanti dar Penerbit Noura


Sebelumnya, simak dulu alur penerbitan buku berikut ini.





"Dunia buku adalah dunia gagasan".
Ucap Mba Rahma.

Untuk mendapatkan ide atau gagasan yang brilian biasanya dipengaruhi oleh 4 hal: potensi tokoh (penulis), kebutuhan masyarakatmomentum, dan tren kehidupan

Ada 4 hal yang harus kita perhatikan dalam membuat naskah yang "brilian".

1. Konten
Konten ini meliputi 2 hal, yaitu akuisisi naskah dan kecepatan akuisisi.

Saya memaknai "akuisisi" ini ibaratnya seperti "monopoli", berkaitan dengan kekuasaan gitu deh. Contohnya, Pak Dahlan Iskan, beliau pernah menerbitkan buku kurleb 7 judul buku dan kalau kamu inget masa-masa itu adalah masa-masa dimana beliau lagi naik daun.

2. Konteks
Dalam menerbitkan buku, kita harus menentukan konteks dari naskah yang kita buat, misalnya tentang sejarah, agama, politik atau lainnya.

3. Kreativitas
Kreativitas ini berkaitan dengan pengemasan, promosi, penjualan, dan lain-lain.

4. Komunitas
Ide ini juga mengilhami terbentuknya komunitas-komunitas yang mendukung industri penerbitan.

Mba Rahma juga mengatakan, kalau mau naskah kita tak berakhir di meja penerbit dan dikembalikan lagi, maka kita harus bisa mengemas tulisan supaya lebih menarik. Kita harus tahu tema dan tren apa yang sedang berkembang juga mengetahui apa kebutuhan pembaca saat ini.

Mba Rahma ngasih tips yang bisa kita pelajari dan terapkan ke dalam tulisan yang kita buat supaya bisa tembus ke penerbit.

  • Miliki hal-hal baru yang menarik perhatian publik.
  • Punya kejelasan segmen buku yang ditulis.
  • Kualitas penulisan yang baik, sistematis, dan aktual.
  • Buat sinopsis yang menarik, daftar isi, dan 3 BAB awal.
  • Amati tren buku. Caranya sering-seringlah main ke toko buku.

Naaah, setelah tahu tips-tipsnya langsung dari Mba Rahma, kita jadi punya bayangan ya kira-kira kalau suatu saat nanti berencana mengirim naskah ke penerbit, semoga bisa langsung dilirik. Ihiy, berdoa aja sambil terus menulis.

Selain Mba Rahma yang ngasih tips supaya naskah kita tembus ke penerbit, Uni Novia juga menjelaskan kepada kami tentang dasar-dasar menulis fiksi. 

Uni Novia bilang, bangkitnya sastra kepenulisan fiksi ini lahir di era orde baru dimana saat itu media massa termasuk para wartawan, tidak bisa lagi menyuarakan pendapatnya dengan bebas.

"Ketika jurnalisme dibungkam, sastra harus bicara".
(Seno Gumira Ajidarma)


Kira-kira tergambarkan dengan kutipan tersebut ya.

Jadi, apa itu fiksi?

"Fiksi adalah sebuah prosa naratif yang bersifat imajiner. Meskipun imajiner sebuah karya fiksi tetaplah masuk akal dan mengandung kebenaran yang dapat mendramatisasikan hubungan-hubungan antar tokohnya".

Ulasan tentang kepenulisan fiksi ini insya Allah saya akan buat di postingan terpisah ya, supaya lebih nampol.

Uni juga menantang kepada para peserta untuk membuat dua paragraf cerita fiksi saat itu, dikasih waktu cuma 5 menit, Sodara-Sodara! Saya yang makin kemari lebih sering baca buku-buku nonfiksi, jadi bingung juga karena rasanya gak pandai bikin kisah fiksi. Yahahaha, ah tapi berhasil juga bikin, cuma gak lolos dan gak dapet hadiah buku deh. Huhuhu, belom rejeki emang.

Bedewei, ini udah panjang banget cerita rasanya, tapi saya masih punya satu lagi yang wajib saya ceritain. Soalnya ini 'perempuan banget" yang biasanya jarang banget kita dapatkan kalau bukan khususon ikut dan berbayar, biasanyaaa.

Apaaaan sih?
.
.
.
.
.
.
.
.
BEAUTY CLASS.

Beauty Class alias kelas kecantikan. Jadi, peserta Blogger muslimah Meet Up kemarin diajari cara make up yang benar. Beauty class yang berlangsung disponsori oleh Viva Cosmetics. Pastinya kita gak asing lagi sama brand make up yang satu ini. 

Viva Cosmetics berdiri sejak tahun 1955 yang kantor dan tempat produksinya berada di Surabaya. Jadi, Jakarta hanya sebagai kota distribusi saja.

Ibu Indah dari Viva Cosmetics sedang memaparkn profile Viva Cosmetics kepada peserta


Para peserta beauty class di pandu oleh Mba Erma. Mba erma dengan jelas dan lugas menjelaskan kepada kami bahwa wajah yang cantik itu adalah wajah yang bersih dan sehat. Wajah yang bebas dari jerawat, komedo, dan kotoran lainnya. Mba Erma juga sempat memberikan yel-yel kepada kami supaya lebih semangat. 

Dipandu Mba Erma nge-yel :D

Mba Erma sedang memandu make up peserta

Peserta serius mengikuti make up class


Penjelasan lengkapnya tentang make up class, akan saya buat di postingan terpisah ya. Waiting beauty, ok! LOL


Selain Viva Cosmetics, keseluruhan acara Blogger Muslimah Meet Up disponsori 5 sponsor, yaitu Gogobli Indonesia, Margaw, She Collection, dan Nutrifood sebagai lokasi berlangsungnya acara. 

Gogobli Indonesia (IG: @gogobliindonesia) adalah platform penjualan online produk-produk kesehatan dan kecantikan.

Margaw (@_margaw) adalah sebuah toko online yang menjual pakaian muslimah dengan tagline-nya "The Beauty of Muslimah". 

She Collection (IG: @she_collection_id), merupakan toko online yang menjual pernak pernik perlengkapan hijab, seperti bross, peniti, jarum pentul, tempat jarum pentul yang berbentuk cupcake bahkan ada. Lucu banget!


Sponsor terakhir, yaitu Nutrifood. Nutrifood Inspiring Center, tempat berlangsungnya acara. Lokasinya nyaman dan hommy banget loh. Sayangnya, kalau buat saya jarak dari rumah cukup jauh, karena di Matraman. Hehehe.






Banyak ya sponsornya, hadiahnya juga banyak loh. Tapi, yang namanya belom rejeki, jadi pas acara gak ada satupun yang bisa saya bawa pulang. Hiks

Tapi, ada satu dari Viva Cosmetics hehehe, Viva memberikan bingkisan ke seluruh peserta yang hadir berupa produk make up untuk dibawa pulang. Yesss, seneng jadinya.




Gift dari Viva Cosmetics



Alhamdulillah, Blogger Muslimah Meet Up kemarin bisa saya ikuti. Selain mendapatkan teman-teman baru, saya juga dapat ilmu, dapat produk kecantikan, dan bisa ketemu Uni Novia Syahidah. Senangnya.









15 komentar:

  1. Wow, seneng ya Mel. Citayam tiap bulan saya lewati pas nengok ibu saya di Bojong Gede. Semoga nanti bisa meet up lagi ya Mel, terimakasih sudah ikut memeriahkan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin. Uni orang Bogor toh? Semoga next event bisa ketemu lagi ya, Uni :)

      Hapus
  2. Nah, senang banget kan ya ka. Bukan ilmu aja yg kita dapat, banyak gift juga hehehe. Aku Jadi pengen belajar nulis lagi biar semakin baik deh... Kaka sampai ketemu nanti lagi yaaa...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Samaaa. See you next time mba Sarah :)

      Hapus
  3. Seru ya Mba? Semoga pas ada event lagi bisa ikutan lagi saya. Kita ketemu lagi ya mba.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul bu Denik, jadi tahu juga cara make up yg bener setelah belajar kemarin ya.. hehe. See you :(

      Hapus
  4. Kakak udah jadi seorang Ibu? Allahu, baru tau. serius banyak yang nggak ketauan ahahha

    BalasHapus
  5. semoga kita bisa meet up lagi ya, Mba Amel. Seruuu yuaaah...

    Mudah2an kita tulisan kita juga bisa tembus ke penerbit ya, Mba

    BalasHapus
  6. Gak sia2 dtg dr jauh, dpt ilmu dan hadiah, tambah teman pula

    BalasHapus
  7. Gak sia2 dtg dr jauh, dpt ilmu dan hadiah, tambah teman pula

    BalasHapus