Selasa, 20 November 2018

5 Alasan Versi Mama Energic "Kenapa Menulis Blog"



Bagi sebagian orang, kata “blog” mungkin terdengar asing. Bahkan, menulis di blog bisa jadi anggapan “rempong” karena harus berurusan dengan dunia digital yang mana jika tak familiar, rasanya enggan.



Dahulu, orang lebih familiar dengan “diary book” untuk menulis, ya menulis apapun alias curhat. Saya pun mengalami yang namanya nulis di buku diary sejak zaman sekolah dasar. Sampai punya buku diary yang ada gemboknya, ya kan? Hahaha. Biar apa coba? Biar gak ada orang yang tahu karena biasanya 80% isi buku diary adalah murni curahan hati.

Berbeda dengan sekarang, karena dunia digital semakin gencar dan sarana menulis bukan lagi cuma di buku diary yang isinya cuma kita aja yang tahu, tapi sekarang menulis lebih asyik dengan blog, yap sangat asyik.

Kenapa?

Karena menulis di blog bukan cuma kita yang merasakan manfaatnya, tapi juga orang lain.

Sebenarnya, alasan tentang semangat menulis blog pernah saya buat postingannya kurang lebih 2 tahun lalu sewaktu semangat ngeblog lahir kembali, hahaha, tapi demi istiqomah menjawab tantangan Day 1 #BPN30DayChallenge2018 maka saya refresh lagi tulisan ini.

Awal mula kenal blog buat saya pribadi itu ya zaman kuliah tahun 2009 ketika dosen menyuruh membuat blog untuk menyelesaikan tugas perkuliahan. Tapi, dari situlah saya mencoba hal lain yaitu menulis bebas karena rasanya sayang kalau cuma dipakai buat tugas kuliah yang musiman. Kalau di buka lagi blog lama semasa kuliah, tulisan masih alay ala-ala gitulah. Wkwkw

Namun, jika flashback ke masa sekolah menengah atas sebenarnya saya sudah mulai belajar blogging yaitu dengan Multiply. Pasti gak asing kan sama nama itu? Yang desain layoutnya bisa kita gonta-ganti malah. Tak jauh beda, ternyata blogging pun mirip-mirip Multiply ya.

Saya patut berterima kasih loh, sama kakak kelas sewaktu SMA namanya Teh Tetty yang terkenal dengan nama Tetty Tanoyo. Teh Tetty lah yang menyemangati saya buat aktif ngeblog lagi. Dan gegara ngeblog akhirnya kita sering meet up dan bisa silaturahim lagi, karena jarak rumah bisa dibilang mudah dijangkau. Eheheh, alhamdulillah ya, Sist.

Nah, Jika ditanya mengapa menulis di blog, maka jawaban saya: banyak banget. Yang pasti saya merasakan manfaatnya hingga detik ini. So, ini alasan versi saya “kenapa menulis blog”:

1.Bisa Curhat


Perempuan mana yang gak seneng ngoceh, ya kan? Malah, ada yang bilang kalau perempuan perlu mengeluarkan kurang lebih 20 ribu kata per hari. Untuk menyalurkan hal itu, daripada salah ngomong dan jadi hal-hal yang gak berfaedah, mendingan nulis di blog. Sebab, adakalanya pasangan (baca: suami)  segen dengerin ocehan istrinya yang bisa aja gak pakai rem. Yeuh… hahaha.

2.Berbagi Pengalaman/Informasi


Selain curhat ternyata punya blog memacu saya buat menulis pengalaman tentang banyak hal, yang sekiranya perlu dibagikan kepada publik dan pastinya harapan saya pribadi adalah bisa membantu orang lain jika membutuhkan info yang serupa. Misalnya, saya pernah melakukan tes darah keperluan cek tokso, tambal gigi dengan laser dan lain-lain.

Nah, seru dan bahagianya itu ketika ada orang lain yang membaca dan mereka jadi terbantu berkat pengalaman yang saya tulis tadi. Masya Allah, rasanya gak bisa diukur dengan apapun deh. Alhamdulillah…

3.Punya Teman Baru


Ini hal yang saya suka, salah satunya. Mengenal orang baru artinya menambah jejaring relasi bahkan nilai silaturahim nya juga kita dapat dengan punya banyak teman. Ada istilah blog walking alias jalan-jalan di blog alias kita mengunjungi blog orang lain. Manfaatnya silaturahim itu banyak, salah satunya memperpanjang umur, menambah rezeki, didoakan yang baik-baik, dan banyak lagi.

Berkat ngeblog ini saya jadi punya teman di area Depok tempat saya tinggal dan tentunya di daerah lain, soalnya dinamika hidup saya sejauh ini lebih banyak di Parung sejak SMA, jadi dulu itu rada kesepian gak punya kenalan orang daerah sendiri. Hihi

So, sekarang saya punya teman blogger yang ternyata tetangga selemparan batu alias cuma beda RW, loh. Sebut saja namanya mamah Utie Adnu dan Teh Shine Fikri. Ihiiy


4.Stress Release


Gak jauh beda dengan curhat, ngeblog bisa jadi stress release atau obat stress. Maksudnya, bisa jadi penangkal ketika pikiran mulai penat lalu bisa dituangin di dalam blog, senang, bahagia, bosan, capek, kesel, bisa banget deh diceritain di blog.

5.Tempat Menyimpan Kenangan


Ini dia poin yang tentu saja “membekas” sepanjang hayat, bahkan sampai kita telah tiada sekalipun. Semua yang kita tulis baik dalam tulisan itu sendiri, berbagai kenangan berupa foto, semua bisa banget kita simpan di blog.

Kapanpun, dimanapun, bisa sangat mudah diakses kalau tiba-tiba kita rindu akan sesuatu, mungkin itu aktivitas terdahulu atau sekedar mengingat kembali pengalaman yang pernah kita lalui. Cukup dengan kekuatan telunjuk, smartphone, kuota internet penuh, dan sinyal yang oke, maka dengan mudah kenangan bisa kita lihat kembali di blog kita. Bahkan, bukan cuma kita, kelak anak cucu kita pun bisa menapaki “kenangan sang ibu” yang pernah dilaluinya.

BONUS: Tambahan Uang Saku


Poin terakhir ini bagi saya pribadi adalah bonus. Buat saya pribadi ngeblog untuk mendapatkan uang bukan yang utama. Tentu saja ngeblog ibarat me-time buat diri saya dan ibarat sebuah hiburan yang manfaatnya jauh lebih terasa selain tentang “rupiah”. Kalaupun ada kerjasama dengan imbalan uang, cukup saya syukuri.

Untuk sejauh ini, berkat ngeblog saya pernah mendapat rupiah, hadiah, sampai produk-produk yang tanpa harus saya beli. Alhamdulillah.

***

Kurang lebih 5 poin itulah alasan “Kenapa Menulis Blog” versi Mama Energic, yang mana sesungguhnya tulisan-tulisan saya masih sangat biasa jika dibandingkan dengan senior-senior yang sudah mapan dalam dunia perbloggeran. Tapi, semoga bisa diambil manfaatnya buat siapapun yang membaca isi blog saya ya.

Nah, kalau alasan versi kamu gimana nih? Sharing, Yuk!

***

“Jika kau bukan anak raja, bukan anak ulama besar, maka menulislah”
- Imam Al-Ghazali -

***

Day 1 #BPN30DayChallenge2018 #BloggerPerempuan

9 komentar:

  1. Saya mulai menulis blog di awal2 tahun 2017 mbak, dn itu pun isinya tentang cerpen2 yg pernah diikutkan lomba. Namun, makin kesini makin mulai mencoba konsisten buat nulis yang harapannya bisa memotivasi pembaca yg membaca tulisan saya.

    BalasHapus
  2. Aku ngeblog, sebagai warisan digital untuk anak-anak aku.. karena awal ngeblog isinya tentang anak-anak dan kebahagiaan kami saat traveling.. sekarang Alamdulillah, dari ngeblog bisa jadi tambahan uang jajan.. Alhamdulillah

    BalasHapus
  3. Aku awalnya ngeblog iseng, ga ada kerjaan. Curhat sendiri aja gtu. Trus ikut komunitas eh jadi banyak yg komen dan alhamdulillah jadi makin cinta ngeblog. Dan materi yang didapet dr blog masya Allah alhamdulillah ga nyangka. Ternyata dari nulis blog bisa ngerasain banyak hal, dari rupiah, naik pesawat, sampai jalan-jalan ke negara orang.

    BalasHapus
  4. Kalau aku tempat dapat duit nih hahaha. Sukses selalu ya semoga tetap energik dan sehat. Amin

    BalasHapus
  5. Setuju dengan 'menyimpan kenagan' :) AKu juga nulis di blog kan buat warisan anak2 bisa baca kisah2 seru dalam hidup. Betul, rezeki ngeblog itu adalah bonus ya, apalagi kalau fee nya makin lama makin tinggi sesuai dengan kualitas tulisan tentunya :D Yang penting berbagi, kan berpahala juga aamiin.

    BalasHapus
  6. Ngeblog emang banyak manfaatnya, dulu akupun mulai tahun 2009 tapi isinya galau alay gitu deh semacam curhat di diary. Lalu mulai serius dan punya visi misi (yaelah serius amat dah wkwkwk) ya baru 3 thun terakhir ini. Tetap semangat ya Mba Amel!

    BalasHapus
  7. Nulis blog, kaya keluarin unek-unek aja buat aku.
    Terus tambah wawasan, juga tambah teman, juga manfaat finansial ya Mel, hehe

    BalasHapus
  8. Ihiiir tempat menyimpan kenangan. Bener sih, aku pun merasakan itu. Terlebih kalau baca tulisan jaman belum blog buat job

    BalasHapus
  9. aku karena sudah angkat spidol kak gak kuat lagi jd guri hahaha ojo di contoh yo. Jadi aku banting stir ke hal yang cenderung ada minat salah satunya cerita hehehe.

    BalasHapus